Tuesday, March 10, 2009

Kata Bapak

Sebelumnya, Pak,
Terima kasih.

Saya tulis ini kalau-kalau saja saya tidak sempat berbicara ini pada Bapak.

Kebijaksanaanmu tiada batas Pak, kau selalu membuatku terbungkuk bungkuk mendengarnya. Kuakui, bebanmu yang besar terasa begitu ringan dan penuh cinta.

Dalam darahku ada darahmu.
Dalam pikiranku ada pikiranmu.
Dalam sifatmu ada sifatku.
Kita, satu zat!

Menantang hidup ini, kau tarik aku dari palung yang paling dalam.
Suaramu bagai raungan singa saat aku mulai menyimpang,
Tapi juga bagai mata air saat aku dalam kesulitan.
Rahasia hidupmu, tak ada buku yang mampu menyimpannya.
Tangis dan Tawa kisahmu,
Hitam dan Putihmu dibalut cinta.

Pak, ayo kita jalan lagi.
HIDUP adalah KARYA !
Modalmu yang kautanamkan, lengkap sudah – biar berbuah !
Pak, aku tersenyum semangat !
Ayo kita cari yang lebih baik!
Ayo kita berjuang !

Salam,
Anakmu